Bayi Yang Lahir Dengan Satu Mata dan Tidak Ada Hidung di Indonesia, Diduga Karena Merkuri

Bayi Yang Lahir Dengan Satu Mata dan Tidak Ada Hidung di Indonesia, Diduga Karena Merkuri

Info Berita Terupdate - Seorang bayi lahir hanya dengan satu mata dan tidak ada hidung kemarin di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara, Indonesia, dan dokter mengatakan kemungkinan kelangsungan hidupnya jangka panjang sangat tipis.


Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal hari ini menegaskan bahwa bayi dilahirkan dengan cacat yang melemahkan yang mengakibatkan komplikasi pernapasan yang parah. Agen Judi Bola

“Saat ini rumah sakit memasok oksigen melalui mulut bayi,” kata kepala badan kesehatan Syarifuddin Nasution kepada media hari ini. Merdeka Hari Ini

Sayangnya, dokter tidak yakin bahwa bayinya akan bertahan hidup di luar minggu.

“Dalam kasus serupa, [tingkat kelangsungan hidup] satu hingga tiga hari. Tetapi dokter sebelumnya mengatakan bahwa kita harus bersyukur [jika dia hidup] lima jam. Kondisi umumnya adalah dia mengalami komplikasi pernapasan dan jantung. Detak jantungnya di bawah 100, ”katanya.

Baca juga: Tersangka Pelemparan Gelas Di Jalan Semarang Di jerat Hukum Pasal 351 KUHP

Dokter memantau kondisi bayi selama beberapa hari ke depan dengan tujuan memindahkannya ke rumah sakit yang berjarak 515 kilometer di ibukota Sumatra Utara, Medan. Merdeka News

Dinas kesehatan menduga bahwa bayi lahir cacat adalah hasil keracunan merkuri, karena mereka menduga ayahnya menggunakan bahan beracun dalam pekerjaannya sebagai penambang emas artisinal.

Merkuri, penyebab cacat lahir dan gangguan sistem saraf yang terdokumentasi dengan baik, digunakan di seluruh dunia di tempat pemrosesan penambangan emas untuk memisahkan emas dari bijih. Menurut laporan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), Indonesia memiliki salah satu tambang artisanal dengan jumlah terbesar (tambang emas kecil independen, seringkali ilegal dan umumnya tidak aman) di dunia, yang mengekspos pekerja dan masyarakat terhadap bahan kimia berbahaya. Berita Terkini

Laporan National Geographic tentang penambangan artisanal di Indonesia mendokumentasikan sejauh mana penggunaan merkuri dalam operasi ini dapat merugikan manusia dan menyebabkan cacat lahir seperti bayi yang lahir tanpa anggota badan. Secara nasional, diperkirakan bahwa 100.000 hingga 200.000 orang menderita keracunan merkuri dan 10.000 hingga 20.000 anak lainnya mengalami cacat lahir akibat paparan di dalam rahim.

Bayi Yang Lahir Dengan Satu Mata dan Tidak Ada Hidung di Indonesia, Diduga Karena Merkuri

Bayi Yang Lahir Dengan Satu Mata dan Tidak Ada Hidung di Indonesia, Diduga Karena Merkuri Bayi Yang Lahir Dengan Satu Mata dan Tidak Ada Hidung di Indonesia, Diduga Karena Merkuri Reviewed by Unknown on September 15, 2018 Rating: 5